Slide 2: Masalah
Masalah Utama di Lapangan
Stok tidak sinkron antar channel → sering overselling / kehabisan barang
Order masuk dari berbagai platform tidak terpusat
Fulfillment error (salah kirim, resi double, miss item)
Proses masih bergantung pada spreadsheet dan input manual
Produksi dan inventory tidak terhubung dengan order
💡 Semakin besar bisnis, semakin kacau operasionalnya jika tidak terpusat.
Slide 3: Dampak
Dampak ke Bisnis
Kehilangan revenue karena stok tidak akurat
Komplain pelanggan akibat salah kirim
Waktu tim habis untuk input ulang dan cek data
Owner tidak punya visibilitas real-time
Scaling bisnis jadi lambat karena operasional tidak siap
Performa toko di marketplace menurun akibat keterlambatan proses
Rating dan ulasan pelanggan terdampak
💡 Masalahnya bukan di penjualan, tapi di operasional yang tidak siap scale.
Slide 4: Solusi
Solusi SellerCuan
Platform yang menyatukan seluruh operasional ecommerce dalam satu sistem:
Order management (multi-channel)
Inventory & warehouse control
Purchasing & restock
Production (untuk brand dengan proses produksi)
Finance & reporting
Hasil yang didapat:
✓ Lebih sedikit error
✓ Lebih sedikit input manual
✓ Lebih cepat scaling
Satu Platform
Order → Stok → Fulfillment → Produksi → Laporan
Semua terhubung, semua terintegrasi
Tidak perlu pindah-pindah tools
Slide 5: Target Market
Target Pengguna
Target Bisnis
- ▪Brand ecommerce yang sedang berkembang
- ▪Seller marketplace dengan volume order tinggi
- ▪Bisnis dengan multi-channel (Shopee, TikTok, dll)
- ▪Brand dengan inventory & produksi ringan
User di Dalam Bisnis
- ▪Owner
- ▪Admin operasional
- ▪Warehouse staff
- ▪Tim produksi
- ▪Finance admin
Slide 6: Product Flow
Product Flow
Bagaimana SellerCuan bekerja
Keuntungan:
- ✓Semua operasional terhubung
- ✓Tidak perlu pindah-pindah tools
- ✓Dibuat untuk kebutuhan harian, bukan kompleksitas enterprise
Siap untuk mengembangkan bisnis?
Bergabung dengan brand ecommerce yang sudah mencoba SellerCuan dan alami perbedaannya.
